Oleh: artacuakep | Juni 21, 2009

Dana Arema Tunggu Keputusan BAT

MALANG – Nasib pendanaan Arema dalam mengarungi kompetisi Indonesia Super League (ISL) tampaknya menunggu kebijakan British American Tobacco (BAT). Sebab, BAT sebagai pemegang saham PT Bentoel nantinya memiliki kebijakan penuh untuk menentukan atau tidak alokasi dana bagi tim berjuluk Singo Edan itu pada kompetisi tahun depan.

Lantas, bagaimana jika BAT tidak bersedia membiayai Arema? Pengurus Yayasan Arema harus mencari sponsor selain BAT. Kalau itu yang terjadi, bisa dikatakan kebersamaan Arema dengan PT Bentoel berakhir.

Pembina Yayasan Arema Darjoto Setyawan mengatakan, perpindahan saham Bentoel dari Rajawali Group ke BAT hanya mengubah kepemilikan perusahaan. Jika sebelum pemilik saham PT Bentoel adalah Rajawali, sekarang berganti BAT. Sedangkan untuk urusan unit bisnis di bawah naungan Bentoel, termasuk Yayasan Arema, berjalan seperti biasanya. Kebijakan inilah yang telah diinstruksikan pimpinan BAT kepada manajemen Bentoel pada Rabu lalu (17/6). “Jadi, kata bisnis berjalan seperti biasa inilah yang menjadi dasar. Tidak ada yang berubah dengan Arema,” ucap Darjoto di kantor Arema Jalan Panderman 2 A kemarin.

Dengan kebijakan BAT tersebut, Darjoto mengatakan, pengurus yayasan dan manajemen Arema tetap melakukan aktivitas seperti biasa. Yakni menjalankan program Arema selama satu tahun. Saat ini yayasan masih menunggu seluruh laporan dari manajemen Arema terkait hasil evaluasi pemain dan pelatih. Hasil evaluasi tersebut menjadi dasar bagi yayasan dan manajemen untuk mempersiapkan tim pada kompetisi tahun depan.

Darjoto meminta perpindahan kepemilikan saham Bentoel ke BAT tidak ada yang perlu dikhawatirkan dalam kaitannya dengan Arema. Sebab, kesinambungan program Arema untuk menyambut kompetisi tahun depan tetap berjalan.

Hanya, lanjut Darjoto, kesinambungan Arema bersama Bentoel sebagai pihak sponsor tergantung kebijakan BAT mengingat persoalan ini menyangkut persoalan bisnis. BAT tentunya akan melakukan penghitungan apakah pendanaan terhadap Arema dianggap menguntungkan atau tidak. Hitung-hitungan inilah yang kini sedang dipersiapkan yayasan dan manajemen untuk dilaporkan sebagai bahan evaluasi BAT. “Kami akan menyakinkan kepada BAT bahwa mendanai Arema masih menguntungkan,” ucap Darjoto.

Darjoto mengatakan, pihaknya optimistis BAT bersedia mendanai Arema. Mengingat, dalam perjalanan sepak bola Indonesia, BAT juga pernah mensponsori Liga Dunhill dan Liga Kansas. BAT lewat salah satu produksnya juga mensponsori liga di Malaysia. Berkaca dari situ, tentunya BAT kemungkinan besar akan mau menjadi sponsor Arema. Ditambah lagi, BAT perusahaan dari Inggris yang notabene merupakan negara asal sepak bola.

Namun, seandainya BAT tidak bersedia mendanai Arema, Darjoto menjelaskan, yayasan dan manajemen Arema harus mencari sponsor lain. Pencarian sponsor ini sudah menjadi tanggung jawab pengurus untuk menjaga eksistensi Arema. “Yang jelas, Arema tidak akan pindah dari Malang,” tegas Darjoto.

Dia menyatakan, promosi melalui Arema cukup bagus dan efektif. Meskipun, fakta yang terjadi, pada kompetisi tahun ini pengeluaran yang ditanggung Bentoel belum sebanding dengan penerimaan. Penerimaan yang diterima dari sisi pendapatan tiket, sponsor, dan hak siar hanya menyumbang sekitar 15 persen dari total pengeluaran. Jika saat ini Arema disuntik dana sekitar Rp 20 miliar, namun yang ditutup dari penerimaan di bawah Rp 5 miliar.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: