Oleh: artacuakep | Juli 3, 2009

DEBAT CAPRES 2009 LEBIH SERUH!!!

KPU menyelanggarakan debat pasangan Capres/Cawapres Pilpres 8 Juli 2009 sebanyak lima kali. Yakni tiga kali debat Capres pada 18 Juni, 25 Juni dan 2 Juli dan dua kali debat Cawapres yaitu 23 Juni dan 30 Juni. Pilpres 2009 diikuti tiga pasang konstentan yakni 1) Megawati -Prabowo; 2) SBY-Boediono; dan 3) Jusuf Kalla-Wiranto.

Debat capres pertama dilaksanakan Kamis (18/6) dengan tema mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih serta menegakkan supremasi hukum dengan moderator pengamat politik Anies Baswedan.

Pada 23 Juni dilanjutkan debat Cawapres dengan tema pembangunan jati diri bangsa akan dipandu Rektor UIN Syarif Hidayatullah Komaruddin Hidayat. Pada 25 Juni kembali debat Capres dengan tema mengentaskan kemiskinan dan pengangguran, dipandu moderator pengamat ekonomi Aviliani.

Kemudian, 30 Juni debat Cawapres dengan tema meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia dengan moderator Dr dr Fahmi Idris. Kemudian terakhir 2 Juli 2009 debat Capres dengan tema NKRI, demokrasi dan otonomi daerah akan dipandu Dekan Fisip UGM, Prof Dr Pratikno.

###Mega Kena Semprit Tiga Kali###

megaBerulang kali moderator harus mengingatkan Mega yang kelebihan waktu menjawab pertanyaan.
Penetapan waktu debat yang sangat minim membuat calon presiden Megawati Soekarnoputri selalu kena ’semprit’ moderator. Mega terhitung tiga kali kelebihan waktu saat menjawab pertanyaan.

Mega pertama kali melanggar aturan waktu saat menanggapi dua capres lainnya, Susilo Bambang Yudhoyono dan Jusuf Kalla soal otonomi daerah.

Pelanggaran waktu kedua terjadi saat ia menjawab soal perlu tidaknya lembaga khusus untuk mengawasi pembangunan di daerah. Dan pelanggaran waktu ketiga dilakukannya saat mendebat soal penjagaan perbatasan dan pulau terluar di Indonesia.

Akibatnya, moderator debat final Dekan Fisipol Universitas Gadjah Mada Pratikno harus mengingatkan Mega berulang kali. “Terima kasih, terima kasih, waktunya sudah habis, waktunya sudah habis,” kata Pratikno berulang kali saat Mega melanggar waktu yang telah ditetapkan.

Rata-rata waktu yang diberikan kepada calon presiden untuk mendebat atau menjawab pertanyaan memang sangat minim, antara satu sampai dua menit.

Debat capres final ini digelar di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis 2 Juli 2009. Tema debat adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia, Demokrasi, dan Otonomi Daerah.

Sumber : Umi Kalsum, Mohammad Adam, Muhammad Hasits • VIVAnew

###Kalla Serang Yudhoyono Soal Komentar Rasis###

sby-jkJusuf Kalla memanfaatkan kesempatan untuk mengkritik kubu Yudhoyono soal komentar kontroversial juru bicara kepresidenan Andy Malarangeng ketika debat memasuki wilayah keragaman. Kalla mengatakan siapapun warga Indonesia layak memimpin Indonesia dan komentar yag mengatakan bahwa satu suku tidk layak memimpin adalah komentar rasialis.

Yudhoyono tidak menyerang balik Kalla dan langsung mengatakan ia setuju dengan ucapan Kalla. SBY menghindari debat dengan mengatakan tidak boleh ada undang-undang yang mengandung unsur diskriminasi dan bila ada harus dibatalkan. Soal agama SBY mengatakan perbedaan yang muncul belakangan ini adalah wujud dari tidak tersentralisasinya kebijakan soal agama. SBY mengindikasikan bahwa peraturan soal agama perlu kembali dipusatkan.

Soal perbedaan budaya, Kalla memberi usul untuk memperluas sosialisasi antar budaya di Indonesia bahwa nantinya setiap pegawai negeri sipil pada golongan empat akan ditempatkan berpindah-pindah di seluruh wilayah Indonesia.

Sumber : RONALD tempointeraktif

###Debat Mulai Panas, SBY Merasa Diganggu JK###

sby-jkCapres Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) nampaknya mulai panas dengan hantaman capres Jusuf Kalla yang mengkritik paparan visi dan misi SBY soal NKRI, Demokrasi dan Otonomi Daerah.
Mengawali jawabannya dari pertanyaan yang dilempar oleh moderator Prof Dr Pratikno soal daftar pemilih tetap (DPT), SBY mengungkapkan rasa terganggu tersebut.

“Mudah-mudahan bisa menjawab dengan baik. Karena belum-belum sudah diganggu Pak Jusuf Kalla,” kata SBY yang kemudian disambut tawa para hadirin yang hadir dalam debat capres yang diselenggarakan KPU di Balai Sarbini, Jakarta, Kamis (2/30/2009).

Seperti diketahui saat sesi pertama dalam pemaparan visi dan misi, JK memang menyerang telak SBY terkait anjuran Pilpres Satu Putaran.
“Mohon maaf Pak SBY, saya mengkritik iklan bapak soal pelaksanaan pilpres satu putaran. Itu iklan bapak menyesatkan karena demokrasi orientasinya uang,” kata JK.

“Saya khawatir pada 2014 nanti ada lagi iklan lanjutkan pemerintahan tanpa Pemilu karena akan menghemat anggaran negara Rp25 triliun,” sindir JK lagi. (hri)

SUmber : Maria Ulfa Eleven Safa – Okezone

###Tim SBY Kritik Balik Prabowo###

prabowoTim sukses pasangan Yudhoyono dan Boediono menyindir Prabowo Subianto yang berani mengkritik penjaminan Gelora Bung Karno oleh pemerintah. Padahal Prabowo tidak dibekali dengan data yang akurat soal ini. “Pak Prabowo keliru mengatakan Gelora Bung Karno digadaikan,” kata juru bicara tim kampanye nasional, Rizal Mallarangeng, dalam jumpa pers, Kamis (2/9).

Sebelumnya, dalam kampanye terbuka di Gelora Bung Karno Selasa lalu, calon wakil presiden Prabowo menyatakan stadion itu telah digadaikan pemerintah kepada pihak asing. “Prabowo tahu gak kenapa aset negara itu tidak bisa digadaikan. Karena masih ada sengketa antara pemerintah pusat dengan Pemprov DKI,” katanya.

Rizal mengatakan setiap kali Prabowo mengkritik kebijakan pemerintah, selalu menggunakan data yang tidak valid. Ia meminta Prabowo agar mempelajari permasalahan sebelum melontarkan kritik. “Kampanye itu bagus tapi datanya harus benar. Kalau datanya ditelikung dan gak benar, Prabowo tolong pelajari dulu masalahnya,” katanya.

Kemarin, pemerintah melalui Departemen Keuangan telah membantah disebut menjaminkan Gelora Bung Karno untuk penerbitan surat utang negara berbentuk syariah atau obligasi sukuk. “Kasihan kalau masyarakat dibohongi. Silahkan kritik dengan data yang faktual dan data yang sudah dipelajari,” kata Rizal.

Sumber : NININ DAMAYANTI tempointeraktif


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: